Jakarta – Produser Ferly Halim memiliki sejumlah catatan menarik di sepanjang bulan Desember 2025. Di antaranya adalah proyek film Indonesia baru yang digarap oleh rumah produksinya, Langit Pictures Indonesia, yang tengah mengerjakan tiga judul baru.
Judul pertama yang tengah dikerjakan adalah Lubang 13, yang menyuguhkan alur cerita yang menarik. Kedua, ada film horor komedi berjudul Bisa Kalee. Terakhir, Tak Kan Kubiarkan Kau Menangis, yang sudah memasuki tahap pasca-produksi dan direncanakan tayang pada tahun 2026.
Film ini mengangkat tema relasi antara ibu dan anak, mengeksplorasi mimpi, serta pergulatan dalam mengejar cita-cita sebagai musisi. Dengan sentuhan yang mendalam, Tak Kan Kubiarkan Kau Menangis menjadi debut Ferly Halim sebagai sutradara film panjang, menampilkan pendekatan penceritaan yang intim.
Film-Film Menarik dari Langit Pictures yang Sedang Diproduksi
Proyek-proyek film yang sedang dikerjakan oleh Langit Pictures menunjukkan komitmen mereka terhadap karya berkualitas. Lubang 13 dikenal dengan penggarapan yang unik dan cerita yang penuh kejutan.
Bisa Kalee diharapkan menghadirkan nuansa komedi baru yang segar dalam dunia perfilman Indonesia. Kombinasi antara unsur horor dan komedi diprediksi akan menarik perhatian penonton di bioskop.
Sementara itu, Tak Kan Kubiarkan Kau Menangis menjadi sorotan utama dengan fokus pada dinamika emosi yang kompleks antar karakter. Film ini tidak hanya menjanjikan hiburan, tetapi juga menggugah perasaan dan kesadaran sosial.
Keterlibatan Langit Pictures di Ajang Bergengsi
Ferly Halim menjelaskan dalam sebuah pernyataan tertulis, ketiga film ini juga akan berpartisipasi dalam ajang bergengsi Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2025. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi untuk memperluas jangkauan film mereka.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan profil rumah produksi dan mendapatkan apresiasi dari para kritikus dan penonton. Partisipasi di festival film merupakan salah satu upaya untuk menonjolkan kekuatan narasi film Indonesia.
Ferly menyoroti bahwa keikutsertaan dalam festival-festival ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun portofolio film Langit Pictures. Mereka ingin menampilkan cerita yang kuat dan pengembangan karakter yang mendalam.
Menjadi Sutradara dengan Pendekatan yang Intim
Debut Ferly Halim sebagai sutradara dalam Tak Kan Kubiarkan Kau Menangis menawarkan pendekatan yang lebih intim. Dengan fokus pada hubungan emosional antar karakter, film ini menggambarkan realitas kehidupan dengan hangat.
Dengan latar belakang musik sebagai tema utama, film ini diharapkan dapat menyentuh hati para penonton. Melalui kisah ini, diharapkan muncul resonansi emosi yang kuat antara karakter dan penonton.
Ferly ingin mengajak penonton untuk merenungkan makna di balik hubungan manusia, serta menggali impian dan harapan yang seringkali terabaikan. Melalui pengalaman ini, diharapkan film ini akan menjadi lebih dari sekadar hiburan.
